Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

BELANJA HEMAT

Pembayaran



Bank Mandiri Cabang Universitas Airlangga Surabaya

No 1410009833567

a/n Mochamad Soebecha

PEMBAYARAN PAYPALL

Jam Layanan

Senin s/d Jum'at
Jam 8.30 s/d 16.00

Sabtu :
Jam 8.30 s/d 14.00

 

Minggu & hari Besar : LIBUR

PEMBELIAN ONLINE BUKA SELAMA 24 JAM SEHARI 7 HARI SE MINGGU

Pengiriman kami lakukan jam 9.00 s/d 14.00 Setiap Hari.
Pembelian yang melebihi jam tersebut akan kami kirim pada hari beikut nya.

Who's Online

We have 6 guests online

Jari Bengkak Atau Paronychia

  • PDF

Cantengan, mungkin sudah banyak orang yang  pernah mengalaminya. Cantengan biasanya sering terjadi di jempol kaki meskipun tidak menutup kemungkinan jari-jari yang lain juga bisa terkena. Boleh dapat dikatakan, bila terkena cantengan merupakan suatu hal yang tidak mengenakan. Meskipun terlihat sepele, tetapi rasa sakit yang ditimbulkan tidak ada bedanya dengan ketika kita sakit gigi. Saya bisa berkata demikian karena saya juga pernah merasakannya. Apalagi cantengan yang saya alami tergolong sudah sangat berat sehingga harus diambil penanganan secara medis, dengan dilakukannya operasi kecil untuk mengambil kuku jempol saya. Itulah pengalaman yang sangat tidak mengenakkan bagi saya. Meskipun demikian, saya tetap ambil hikmah dari kejadian tersebut akan pentingnya menjaga kebersihan. Sebenarnya, catengan itu sebabnya apa dan mengapa kita bisa sampai terkena cantengan? Semuanya akan kita kupas dalam artikel berikut ini.

Cantengan yang dalam bahasa medisnya disebut "Paronychia"  tidak mengenal umur, jenis kelamin atau strata sosial. Jadi Anda yang pernah mengalami yang namanya cantengan tidak perlu malu, karena banyak tokoh-tokoh pemimpin kita juga pernah mengalaminya. Salah satunya adalah Mantan Presiden kita Soekarno. Beliau sampai rela melubangi sepatunya ketika jempol kakinya cantengan.

Penyebab dan Pencetus

Cantengan atau paronychia sebenarnya ada dua macam yaitu acute paronychia dan chronic paronychia. Acute paronychia diakibatkan oleh bakteri sementara chronic paronychia disebabkan oleh jamur. Penyebab terjadinya cantengan adalah peradangan peradangan lipatan kuku bagian lateral (tepi). Kemudian, bisa meluas ke bagian proksimal.

Faktor Pencetus

Faktor pencetus dari cantengan ada dua yaitu:

  • Trauma akut. Trauma ditimbulkan oleh cara menggunting kuku yang salah. Adakalanya saat memotong kuku ada sisa di tepi. Karena tidak puas kalau belum bersih benar, seringkalinya orang suka membersihkan atau mengorek-ngorek hingga timbul luka di lipatan kuku.
  • In growing toe nail. Yang dimaksud dengan in growing toe nail adalah pertumbuhan tepi lempeng kuku masuk ke daging di samping kuku bagian lateral, sehingga terjadilah luka. Luka tersebut menjadi jalan masuk kuman. Kemudian terjadilah radang di lipatan.

Tanda-tanda

Tanda-tanda dari cantengan adalah:

  • Di jari akan timbul warna kemerahan dan bengkak
  • Nyeri yang sangat bila  tersentuh (cekot-cekot)
  • Ketika sudah parah akan timbul nanah
  • Jika dibiarkan akan menyebabkan lempeng kuku terpisah dari dasar kuku.

Terapi atau Penanganan

Terapi cantengan ada dua yaitu tindakan melalui tahap operasi dan tanpa operasi. Tindakan tanpa operasi diambil jika cantengan masih tahap awal dan ringan. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk menanganinya. Jika dalam waktu dua hari bengkak dan rasa nyerinya mereda maka tidak perlu dilakukan operasi.

Bila dilakukan operasi maka ada dua cara yaitu insisi dan rosterplasti. Insisi adalah membuang nanah jika timbunan nanah masih di bagian lateral lipatan kuku. Sedang rosterplasti atau mengangkatan sebagian lempeng kuku dilakukan jika timbunan nanah sudah meluas sampai bawah lempeng kuku. Selain untuk mengeluarkan nanah dan mengurangi nyeri, pengangkatan lempeng kuku mencegah kerusakan matrix (struktural epitel) kuku. Sehingga kerusakan tidak meluas sekaligus kuku dapat tumbuh lebih baik.

Masa penyembuhan

Masa penyembuhan seusai menjalani operasi berkisar 2-3 pekan. Waktu yang dibutuhkan untuk kuku bisa kembali normal lumayan lama. Kuku tangan membutuhkan waktu 4-6 bulan, sedangkan kaki lebih lama lagi, sekitar 12-18 bulan. Dan yang harus diperhatikan adalah cantengan masih mungkin kambuh jika tidak menjaga kebersihan dan mengubah kebiasaan mengorek-ngorek kuku. Atau bisa juga karena in growing toe nail, jadi sebaiknya potonglah kuku dengan benar.

Diolah dari berbagai sumber